Peraturan Dasar Badminton Yang Perlu Kamu Tahu Sebelum Bertanding

Daftar Isi

Badminton atau bulu tangkis adalah salah satu olahraga yang sangat digemari di Indonesia dan berbagai negara lainnya. Meski tampak sederhana, badminton memiliki aturan permainan yang cukup spesifik dan harus dipahami dengan baik, baik oleh pemain pemula, amatir, maupun profesional.

Memahami peraturan dasar badminton bukan hanya penting untuk bisa bermain secara adil, tetapi juga akan membantu meningkatkan kualitas permainan, sportivitas, dan keselamatan selama bertanding.

Dalam artikel ini, kamu akan menemukan informasi lengkap dan mudah dipahami tentang peraturan dasar badminton yang perlu diketahui sebelum mulai bermain.

Ukuran dan Bentuk Lapangan

Sebelum membahas cara bermain, mari pahami dulu bentuk dan ukuran lapangan badminton sesuai standar internasional.

Dimensi Lapangan:

  • Panjang: 13,40 meter
  • Lebar:
    • 6,10 meter (untuk permainan ganda)
    • 5,18 meter (untuk permainan tunggal)
  • Garis servis depan: 1,98 meter dari net
  • Garis servis tengah: Membagi lapangan secara vertikal
  • Garis servis belakang:
    • Untuk tunggal: sepanjang lapangan
    • Untuk ganda: sedikit lebih pendek (0,76 meter dari garis belakang)

Net:

  • Tinggi net: 1,55 meter di sisi tiang dan 1,524 meter di tengah

Mengetahui struktur lapangan ini penting karena berkaitan langsung dengan area servis, batas permainan, dan strategi bertanding.

Sistem Skor Badminton

Permainan badminton menggunakan sistem skor “rally point” yang berarti poin bisa didapatkan oleh siapa saja yang memenangkan reli, tidak peduli siapa yang melakukan servis.

Ketentuan skor:

  • Pertandingan terdiri dari 3 gim (setiap gim hingga 21 poin)
  • Pemain/pasangan yang mencapai 21 poin lebih dulu memenangkan gim
  • Jika terjadi skor 20-20, maka permainan akan berlanjut hingga selisih 2 poin
  • Jika skor mencapai 29-29, pemain pertama yang mencapai 30 poin akan memenangkan gim tersebut
  • Pemenang dua dari tiga gim akan menjadi pemenang pertandingan

Cara Servis yang Benar

Servis adalah bagian penting dalam permainan badminton. Ada peraturan khusus yang harus dipatuhi agar servis dinyatakan sah.

Peraturan servis:

  • Shuttlecock harus dipukul di bawah pinggang (di bawah tulang rusuk terakhir)
  • Raket harus mengarah ke bawah saat melakukan servis
  • Kaki harus tetap menyentuh tanah, tidak boleh melompat saat servis
  • Shuttlecock harus diarahkan menyilang ke kotak servis lawan
  • Dalam permainan ganda, area servis lebih pendek di bagian belakang

Kesalahan dalam servis sering terjadi pada pemain pemula, jadi pastikan untuk selalu mematuhi aturan ini agar permainan berjalan lancar.

Kesalahan yang Sering Terjadi (Fault)

Berikut ini adalah beberapa jenis kesalahan (fault) yang dapat menyebabkan kehilangan poin:

a. Servis Fault:

  • Shuttlecock tidak melewati net
  • Shuttlecock mendarat di luar area servis
  • Pukulan servis melebihi batas tinggi yang diizinkan

b. Fault dalam permainan:

  • Shuttlecock keluar dari garis lapangan
  • Memukul shuttlecock sebelum melewati net ke sisi pemain
  • Tubuh atau raket menyentuh net saat permainan berlangsung
  • Shuttlecock menyentuh tubuh atau pakaian
  • Memukul shuttlecock dua kali secara beruntun (double hit)

Dengan memahami jenis-jenis fault ini, pemain bisa lebih berhati-hati dan menjaga akurasi serta teknik saat bermain.

Aturan Pergantian Posisi dan Servis

Dalam pertandingan tunggal dan ganda, pergantian posisi dan giliran servis mengikuti aturan yang ketat.

Permainan Tunggal:

  • Jika pemain yang melakukan servis memiliki skor genap, servis dilakukan dari sisi kanan
  • Jika skor ganjil, servis dilakukan dari sisi kiri
  • Pemain berganti sisi lapangan setiap selesai gim

Permainan Ganda:

  • Setiap pasangan memiliki giliran servis bergantian
  • Posisi berganti berdasarkan skor dan siapa yang memenangkan poin
  • Jika pasangan A menang satu poin saat servis, maka mereka tetap melakukan servis, tapi berganti posisi
  • Bila pasangan B mendapatkan poin dari servis pasangan A, maka servis berpindah ke pasangan B

Kebingungan dalam rotasi posisi sering terjadi dalam permainan ganda. Karena itu, pemahaman ini penting untuk menjaga ritme permainan.

Istirahat dan Interval

Dalam pertandingan resmi, waktu istirahat juga diatur secara jelas:

  • Interval 60 detik saat salah satu pemain mencapai 11 poin di tiap gim
  • Istirahat 2 menit antara pergantian gim
  • Di gim ketiga (jika diperlukan), pemain berganti sisi saat salah satu mencapai 11 poin

Istirahat ini penting untuk menjaga stamina, fokus, dan strategi selama pertandingan berlangsung.

Shuttlecock yang Sah Digunakan

Badminton bisa dimainkan dengan shuttlecock bulu atau sintetis, tergantung pada tempat dan tujuan bermain (rekreasi atau kompetisi).

Ketentuan shuttlecock:

  • Harus memiliki 16 bulu (untuk shuttlecock bulu)
  • Berat antara 4,74 – 5,50 gram
  • Diperbolehkan menggunakan shuttlecock sintetis dalam latihan atau permainan informal

Federasi biasanya menggunakan shuttlecock bulu untuk kejuaraan karena karakteristik terbangnya lebih alami dan menantang.

Etika Bermain Badminton

Selain aturan teknis, ada juga etika bermain yang perlu dipatuhi demi menjaga sportivitas dan kenyamanan bersama:

  • Menghormati lawan dan wasit
  • Tidak berteriak berlebihan atau mengganggu permainan lawan
  • Mengembalikan shuttlecock ke lawan dengan sopan saat point selesai
  • Tidak memprotes keputusan wasit secara agresif

Etika bermain menjadi bagian penting dalam membangun budaya olahraga yang sehat dan positif.

Jenis Permainan: Tunggal vs Ganda

Permainan Tunggal:

  • Satu lawan satu
  • Lapangan lebih sempit (garis samping bagian dalam)
  • Membutuhkan daya tahan dan kecepatan individu

Permainan Ganda:

  • Dua lawan dua
  • Lapangan lebih lebar (menggunakan garis samping luar)
  • Menekankan koordinasi, komunikasi, dan strategi tim

Keduanya memiliki tantangan masing-masing dan dapat dipilih sesuai gaya bermain dan tujuan latihan.

Peran Wasit dan Hakim Garis

Dalam pertandingan resmi, wasit dan hakim garis memiliki peran penting:

  • Wasit utama bertugas mengatur jalannya pertandingan dan mengambil keputusan
  • Hakim servis memastikan servis dilakukan dengan benar
  • Hakim garis membantu menentukan apakah shuttlecock masuk atau keluar dari lapangan

Di luar pertandingan resmi, biasanya pemain sendiri yang menyepakati aturan dan menyelesaikan perselisihan dengan musyawarah.

Kesimpulan

Badminton bukan hanya soal memukul shuttlecock ke arah lawan. Permainan ini memiliki struktur dan aturan yang terperinci, yang jika dipahami dengan baik, akan membuat permainan menjadi lebih seru, adil, dan bermakna.

Dengan memahami peraturan dasar badminton, kamu akan:

  • Bermain lebih percaya diri
  • Menghindari kesalahan umum
  • Menghargai semangat sportivitas dalam setiap pertandingan

Baik kamu seorang pemula atau pemain yang sudah berpengalaman, memperkuat pengetahuan tentang aturan permainan akan meningkatkan kualitas permainanmu.

Ingin Mulai Bermain atau Mengembangkan Fasilitas Badminton di Komunitasmu?

Kunjungi website kami:
👉 bangunlapangan.com
Temukan berbagai informasi tentang fasilitas, pelatihan, dan pengembangan lapangan badminton.

📱 Konsultasi langsung melalui WhatsApp:
👉 082140299663

Dukung olahraga badminton sejak dari aturan dasarnya hingga membangun ekosistemnya!

Konsultasi Eksklusif dengan Tim Ahli Kami

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Relate Post